A13_MUHAMMAD BIAGI ALBIAN_9A
Ringkasan Materi 9: Fondasi dan Metodologi Investigasi Ilmiah
10 Poin Esensial:
Definisi Operasional: Penelitian ilmiah dipahami sebagai prosedur metodis yang bertujuan untuk mengekstraksi pengetahuan yang valid serta memiliki akuntabilitas teoretis dan praktis.
Orientasi Strategis: Tujuan riset mencakup eskalasi khazanah keilmuan, dekonstruksi masalah yang kompleks, serta penyediaan kerangka solusi bagi problematika kemasyarakatan.
Karakteristik Fundamental: Sebuah studi dikatakan saintifik apabila memenuhi kriteria objektivitas, sistematis dalam tahapan, berbasis bukti empiris, serta memiliki sifat verifikatif (dapat diuji kembali).
Supremasi Etika: Integritas akademik merupakan pilar moral yang mengikat setiap tahapan penelitian, mulai dari pengumpulan data hingga publikasi.
Konsekuensi Plagiarisme: Praktik plagiarisme didefinisikan sebagai deviasi serius yang meracuni orisinalitas karya serta membawa implikasi sanksi hukum dan degradasi reputasi.
Paradigma Metodologis: Secara garis besar, penelitian diklasifikasikan ke dalam ranah kualitatif, kuantitatif, atau integrasi keduanya dalam metode campuran (mixed methods).
Dinamika Variabel: Dalam arsitektur penelitian kuantitatif, interaksi antara variabel bebas ($X$) dan variabel terikat ($Y$) menjadi titik sentral analisis kausalitas.
Urgensi Research Gap: Determinasi topik penelitian wajib berpijak pada penemuan celah penelitian (research gap) yang diidentifikasi melalui tinjauan pustaka yang komprehensif.
Fokus dan Delimitasi: Pembatasan cakupan topik sangat krusial agar studi tetap terarah, memiliki tingkat ketercapaian yang realistis, serta parameter yang terukur secara akurat.
Kualifikasi Topik Ideal: Sebuah topik yang unggul harus memiliki relevansi linier dengan bidang studi, mengandung urgensi kemaslahatan, serta didukung oleh aksesibilitas data yang memadai.
Komentar
Posting Komentar